Pesona Anak Jakarta Pusat: Muhammad Fatih Umar & Farrel Larasati Raih Gelar Abnon Jakpus 2025!
Jakarta — Ajang pemilihan Abang None (Abnon) Jakarta Pusat 2025 kembali mencuri perhatian publik. Acara tahunan yang menjadi ikon budaya Betawi ini sukses digelar dengan megah dan meriah. Dari puluhan finalis berbakat dan berprestasi, akhirnya Muhammad Fatih Umar dan Farrel Larasati berhasil keluar sebagai juara utama dan menyandang gelar Abang dan None Jakarta Pusat 2025.
Pemilihan ini tak hanya mengandalkan penampilan fisik atau kepiawaian berbahasa, melainkan juga kecerdasan, kepemimpinan, pemahaman budaya Betawi, serta kepedulian terhadap pariwisata dan sosial kemasyarakatan. Fatih dan Farrel dianggap memenuhi semua kriteria tersebut dengan sangat baik.
Proses Seleksi yang Ketat dan Kompetitif
Proses seleksi Abnon Jakarta Pusat 2025 berlangsung selama lebih dari dua bulan. Dimulai dari tahap administrasi, karantina, pembekalan hingga malam final, para peserta digembleng dengan berbagai pelatihan seperti public speaking, etika pergaulan, seni budaya Betawi, hingga simulasi kegiatan sosial.
Muhammad Fatih Umar, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Indonesia, tampil menonjol berkat kepiawaiannya dalam berbicara serta pengetahuan luas mengenai sejarah dan budaya Betawi. Dalam sesi tanya jawab malam final, Fatih mampu memberikan jawaban yang lugas dan menyentuh soal pentingnya menjaga kearifan lokal di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, Farrel Larasati, mahasiswi jurusan Hukum Universitas Trisakti, mencuri perhatian lewat keanggunannya serta kemampuan menyampaikan visi misi secara jelas dan inspiratif. Ia mengangkat tema “Perempuan sebagai Pelopor Perubahan Sosial” yang mendapat tepuk tangan panjang dari para hadirin.
Membawa Misi Budaya dan Pariwisata
Sebagai Abnon Jakpus 2025, Fatih dan Farrel memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi duta budaya dan pariwisata, khususnya di wilayah Jakarta Pusat. Mereka akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan promosi wisata, penyuluhan budaya, edukasi ke sekolah-sekolah, serta mendampingi tamu-tamu kehormatan dari luar negeri yang berkunjung ke ibu kota.
Dalam sambutannya setelah dinobatkan, Fatih menyampaikan, “Saya merasa sangat terhormat dan bersyukur atas amanah ini. Ini bukan hanya tentang gelar, tapi juga tentang tanggung jawab untuk menjaga, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan budaya kita, terutama Betawi.”
Senada dengan itu, Farrel juga menambahkan, “Perjalanan ini baru awal. Saya berharap bisa menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya untuk lebih peduli terhadap budaya lokal dan ikut terlibat dalam kegiatan sosial yang membangun.”
Dapat Dukungan dari Pemerintah Kota Jakarta Pusat
Wali Kota Jakarta Pusat, yang turut hadir dalam malam puncak pemilihan Abnon, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh panitia dan peserta. Ia menyebutkan bahwa pemilihan Abnon bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda agar lebih mencintai budaya dan berkontribusi aktif bagi masyarakat.
“Dengan semangat dan kreativitas anak muda seperti Fatih dan Farrel, saya optimis Jakarta Pusat bisa terus berkembang menjadi pusat budaya, edukasi, dan pariwisata yang membanggakan,” ujarnya.
Melangkah ke Tingkat Provinsi
Setelah terpilih sebagai Abang dan None tingkat kota administrasi, Fatih dan Farrel akan mewakili Jakarta Pusat dalam ajang pemilihan Abang None DKI Jakarta 2025. Tantangan berikutnya tentu tidak kalah berat, karena mereka akan bersaing dengan finalis dari lima wilayah kota lainnya di Jakarta.
Namun keduanya menyatakan siap untuk menghadapi tahap berikutnya dengan semangat dan dedikasi tinggi. Mereka berharap bisa membawa nama baik Jakarta Pusat dan menginspirasi lebih banyak anak muda untuk bangga menjadi bagian dari Jakarta.
Selamat kepada Muhammad Fatih Umar dan Farrel Larasati!
Kemenangan ini bukan hanya tentang mahkota, tetapi juga tentang tekad, semangat, dan komitmen mereka dalam mengangkat budaya dan identitas lokal ke kancah yang lebih

